Saturday, July 11, 2009

Asraru'l-Arifin

Salam.

ketahuilah anak adam, bahwa Allah menjadikan kita dari tiada bernama diberi nama, tiada berupa diberi berupa, lengkap dengan telinga, hati, nyawa dan budi. maka kita carilah akan Tuhan kita supaya kita kenal dengan makrifat kita, atau dengan khidmat kita kepada guru yg sempurna yg mengenal Dia, agar jangan keliru dan tertanya2 kita.

adapun sementara belum bertemu dengan yg sempurna bermakrifat, pandanglah pada lima belas bayt. jika tiada kamu faham, maka ulangilah kerana padanya itu perkataan makrifat Allah dengan nyata dalamnya. wallahualam.

Aho segala kita yg menyembah akan Nama,
Yogya diketahui apa yg Pertama,
Kerana Tuhan kita yg Sedia,
Dengan ketujuh Sifat bersama2.

Tuhan kita yg Empunya Zat,
Awalnya Hayy pertama bilang sifat,
Keduanya Ilmu dan Rupa Maklumat,
Ketiga Murid akan sekalian Iradat.

Keempat Qadir dengan QudratNya tamam,
Kelimanya Sifat bernama Kalam,
Keenamnya Sami' dengan adanya dawam,
Ketujuhnya Basir akan halal dan haram.

Ketujuhnya itu adanya qadim,
akan isti'dad alamin sempurna 'alim,
Kerana sifat ini dengan Kamal al-Hakim,
bernama BismiLlahi-Rahmani-Rahim.

karangan Hamzah Fansuri

InsyaAllah akan disambung.

Friday, July 10, 2009

solat itu..




solat itu


bila mana


berdiri hamba


di atas


maqam Muhammad


dan


bila mana


takbir


diangkat


maka


Adam lah dia


tinggal


wujud sedia


Ada


hari hari


hari
hari
adalah
mimpi yang panjang
tak berkesudahan
terpahat
dalam
pohon kejadian
tersirat
di celah celah
daunan
kun...

Thursday, July 9, 2009

apa lagi yang lu cari?

apa lagi yang lu cari?
gua tanya gua..
apa lagi yang lu cari, beb?
pahala?
syurga?
seme tu tak nampak, beb..
banyak mana,
pahala yang lu nak?
sekapal?
sebukit?
sepulau?
pas tu,
nk buat apa
pahala menimbun tu?
gamaknya,
nak beli tiket
ke syurga kot?
lu biar betul, beb!

jumaat datang lagi..

Keutamaan Hari Jumat menurut Imam Al-Ghazali
Dinukil dari Terjemah Kitab Ihya Ulumuddin jilid 2 karya Imam Al-Ghazali (penerjemah Ustadz Ahmad Rofi’ Utsmani)
Hari Jumat adalah hari Raya, Islam diagungkan oleh Allah SWT karena hari Jumat dan dikhususkan-Nya kaum Muslimin dengan hari Jumat ini.Allah SWT berfirman:” …Apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual-beli…” (QS. Al-Jumu’ah 62: 9)
Demikian hal-nya pada hari Jumat tidak diperkenankan mengurusi urusan duniawi (yang berlebihan) dan tiap-tiap perbuatan yang menghalangi dari berangkat menunaikan shalat Jumat.
Nabi Muhammad SAW bersabda, “Allah SWT mewajibkan atas kalian shalat Jumat pada hariku ini dan pada tempatku ini.” (HR Ibnu Majah)
Beliau SAW juga bersabda,” Barangsiapa yang meninggalkan (shalat) Jumat tiga kali tanpa ‘udzur niscaya dicapkan oleh Allah pada qalbunya.” (HR. Ahmad)Dalam riwayat yang lain, “…Sungguh, ia (muslim yang meninggalkan shalat Jumat tanpa ‘udzur) telah melemparkan Islam ke belakangnya.” (HR. Al-Baihaqi)
Suatu saat seorang laki-laki datang kepada Ibn ‘Abbas ra. menanyakan tentang orang mati yang tidak pernah menunaikan shalat Jumat dan shalat berjamaah. Jawab beliau,” Di dalam neraka !” Maka orang tersebut bolak-balik datang kepada Ibn ‘Abbas sebulan lamanya menanyakan persoalan yang sama, tetapi Ibn ‘Abbas tetap menjawab, “Di dalam neraka !”
Pada sebuah hadist (yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhori) dikemukakan bahwa Ahli Kitab pernah dikaruniai hari Jumat. Tapi kemudian mereka berselisih sehingga berpaling dari hari Jumat itu. Lalu kita pun diberi petunjuk oleh Allah SWT untuk menerima Allah beri petunjuk untuk menerima hari Jumat. Hari itu dikemudiankan oleh Allah dalam memberikan-Nya kepada umat Islam ini dan dijadikan sebagai hari Raya bagi umat Islam. Karena itu umat Islam menjadi umat yang lebih diutamakan dan didahulukan, sedangkan Ahli Kitab menjadi pengikut mereka.
Pada hadist yang diriwayatkan Anas ra., Nabi SAW bersabda, ” Datang kepadaku Jibril as. dan pada tangannya terdapat sebuah cermin putih, seraya berkata, ‘Inilah Jumat, yang diwajibkan atasmu oleh Tuhanmu untuk menjadikannya hari raya bagimu dan umat sesudahmu.’ Lalu aku bertanya,”Terdapat apakah di dalamnya bagi kami?”Jibrilpun menjawab,“Kalian mempunyai waktu yang diutamakan. Barangsiapa berdoa padanya kebajikan, niscaya Allahmenganugrahi kebajikan padanya, atau jika dia tidak memperoleh kebahagiaan, niscaya kebahagiaan itu diberikanbahkan yang lebih besar. Atau jika ia berlindung dari kejahatan, niscaya Allah akan melindungi dengan perlindungan yang lebih besar daripada kejahatan tersebut.Hari Jumat adalah sayyidul ayyam(penghulu segala hari), jika Kita bermohon pada Allah di hari itu, niscaya di akhirat akan menjadi hari kelebihan.”Lalu aku bertanya, “Mengapa demikian?”
Jibril as. menjawab,“Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla telah menjadikan dalam surga sebuah lembah yang luas dari kesturi putih. Maka apabila datang hari Jumat, niscaya turunlah Dia dari surga yang tinggi di atas Kursy-Nya. Lalu jelaslah Dia kepada bagi mereka, sehingga para penghuni surga memandang kepada Wajah-Nya. (HR Anas)
Pada hadist lainnya Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik hari yang terbit padanya matahari ialah hari Jumat. Pada hari Jumat, dijadikan Adam as. Pada hari jumat pula Adam as. dimasukkan ke dalam surga, diturnkan ke bumi, diterima taubatnya, adam as. meninggal dan pada hari Jumat itu berdirinya qiamat. Adalah hari Jumat itu pada sisi Allah SWt merupakan hari keutamaan. Begitulah hari Jumat dinamakan oleh ara malaikat di langit, yaitu: hari memandang ke Allah Ta’ala dalam di surga.
Pada hadist yang lain, disebutkan bahwa pada tiap-tiap hari Jumat, Allah ‘Azza wa Jalla mempunyai enam ratus ribu orang yang dimerdekakan dari api neraka.
Dalam hadist lainnya yang diriwayatkan oleh Anas ra. bahwa Nabi SAW bersabda, “Apabila selamatlah (amal seseorang) di hari Jumat, maka seamatlah (amal) di hari-hari lainnya.”
Bersabda Rasulullah SAW, ” Bahwa neraka jahim itu menggelegak pada setiap hari sebelum tergelincir matahari pada tengah hari di puncak langit. Maka janganlah kamu mengerjakan shaat pada saat itu, kecuali hari Jumat. Maka hari Jumat itu, adalah shalat seluruhnya dan neraka Jahanam tiada menggelegak padanya.”
Berkata Ka’ab ra.,” Bahwa Alah ‘Azza wa Jalla melebihkan Mekah dari segala negri, Ramadhan dari segala bulan, Jumat dari segala hari dan Lailatul Qadar dari segala malam. Dan dikatakan bahwa burung dan hewan yang berjumpa satu sama lain pada hari Jumat mengucapkan:’Selamat…selamat …hari yang baik.’”
Rasulullah SAW juga bersabda,” Barangsiapa yang meninggal pada hari Jumat atau malamnya, niscaya dituliskan oleh Allah SWT baginya pahala syahid dan terpelihara dari fitnah kubur.”
Nah…, sahabats yang budiman, demikianlah Allah dan Rasul-Nya mengutamakan hari Jumat sebagai hari yang diutamakan, bagaimana dengan kita?

Serambi Tashawuf

-qalb-

Orang bertanya kepada Rasulullah saw., ”Wahai Rasulullah ! Dimanakah Allah ? Di bumi atau di langit ?” Rasulullah saw. menjawab, ”Allah Ta’ala berfirman:
Tidak termuat AKU oleh bumi-Ku dan lelangit-KU dan termuat Aku oleh qalb hamba-hamba-Ku yang mu’min, yang lemah-lembut, yang tenang tenteram.

Beranda SULUK

Wednesday, July 8, 2009

life is just a dream..


row, row, row your boat,

gently down the stream,

merrily, merrily, merrily, merrily,

life is just a dream....*


*tak caya, tanya michael jackson @ mikael 1958-2009
 

Bali Accommodation