Saturday, November 29, 2008

Kimia Kebahagiaan-bhgn 1

PENDAHULUAN
Ketahuilah bahawa manusia ini bukanlah dijadikan untuk gurau-senda atau "sia-sia" saja. Tetapi adalah dijadikan dengan 'Ajaib sekali dan untuk tujuan yang besar dan mulia. Meskipun manusia itu bukan Qadim (kekal dari azali lagi), namun ia hidup selama-lamanya. Meskipun tubuhnya kecil dan berasal dari bumi, namun Ruh atau Nyawa adalah tinggi dan berasal dari sesuatu yang bersifat Ketuhanan. Apabila hawa nafsunya dibersihkan sebersih-bersihnya, maka ia akan mencapai taraf yang paling tinggi. Ia tidak lagi menjadi hamba kepada hawa nafsu yang rendah. Ia akan mempunyai sifat-sifat seperti Malaikat.
Dalam peringkat yang tinggi itu, didapatinya SyurgaNya adalah dalam bertafakur mengenang Alloh Yang Maha Indah dan Kekal Abadi.
Tidaklah lagi ia tunduk kepada kehendak-kehendak kebendaan dan kenafsuan semata-mata. Al-Kimiya' Keruhanian yang membuat pertukaran ini. Seorang manusia itu adalah ibarat Kimia yang menukarkan logam biasa (Base Metal) menjadi emas. Kimia ini bukan senang hendak dicari. Ia bukan ada dalam sebarang rumah orang.
Kimia ini ialah ringkasnya berpaling dari dunia dan menghadap kepada Alloh Subhanahuwa Taala.
Bahan-bahan Kimia ini adalah empat :
1. Mengenal Diri 2. Mengenal Alloh 3. Mengenal Dunia ini Sebenarnya. (Hakikat Dunia) 4. Mengenal Akhirat sebenarnya (Hakikat Akhirat)
Tambah lagi satu bahan-bahan kimianya yaitu Mencintai Alloh sebagaimana yang terdapat dalam bab-bab.
Kita akan teruskan perbincangan kita berkenaan bahan-bahan ini satu-persatu...Insya Alloh.
Untuk menerangkan Al-Kimiya' itu dan cara-cara operasinya, maka pengarang (Imam Ghazali) coba menulis Kitab ini dan diberi judul "Al-Kimiya' As-Saadah" yakni Kimia Kebahagiaan. Bahwa perbendaharaan Tuhan dimana Kimia ini boleh didapati ialah Hati Para Ambiya' dan pewaris-pewarisNya dari kalangan ulama-ulama Sufi kalangan Aulia Alloh. Barang siapa yang mencarinya selain itu adalah sia-sia dan akan Muflis (bangkrut) di Hari Pengadilan kelak apabila ia mendengar suara yang mengatakan :
"Kami telah angkat tirai dari kamu, dan pandangan kamu hari ini sangat tajam dan nyata". (Qaaf:22)
Alloh Subhanahuwa Taala telah turunkan ke bumi ini 124,000 orang Ambiya untuk mengajar manusia tentang bahan-bahan Al-Kimiya ini. Bagaimana hendak menyucikan hati mereka dari sifat-sifat rendah dan keji itu. Ikuti perkembangan perbincangan Imam Ghazali ini dari satu tingkat ke satu tingkat yang membuka jalan-jalan orang-orang Sufi yang mencapai Maqam Mahabbah, puncak tertinggi kebahagiaan yang ingin dimiliki oleh orang-orang yang Mengenal Alloh.
Terjemahan Kitab Kimyatusy- Sya'adah - KIMIA KEBAHAGIAAN - Karya : Imam Al-Ghazali

tujuan hidup..

Tujuan hidup manusia sudah jelas adalah untuk mendapatkan kebahagiaan dunia dan akherat, sebagaimana sering kita ucapkan dalam doa : "Rabbana aatina fiddun-yaa hasanah wafil akhirati hasanah, waqinaa adzabannar".Untuk mendapatkan kebahagiaan dunia telah diuraikan di depan, adalah berusaha untuk menjadi Ahsani Taqwim dan Khalifah fil Ardhi, namun untuk kebahagiaan akherat perlu kita teliti lebih jauh. Batas kehidupan akherat adalah kematian, sebagaimana firman Allah SWT : "Setiap yang berjiwa pasti merasakan mati." (Q.S Ali Imran : 185) Kalau kita bicara tentang suatu kepastian maka mati adalah suatu hal yang pasti kita alami semua, namun pertanyaan berikutnya adalah sesudah mati, kita akan kemana? Kembali lagi Al Quran memberi petunjuk sesunguhnya kita berasal dari Allah dan akan kembali kepada Allah. "Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah kami kembali." (Q.S Al Baqarah:156) Pertanyaan berikutnya, apa benar kita akan kembali ke sana, bagi para pemikir yang kritis akan bertanya bagaimana caranya (metodenya). Kita sadari bahwa diri kita bisa dibedakan atas dua bagian utama yaitu unsur fisik dan metafisik (jasad dan ruhani). Jasad yang dikubur itu akan mengalami pembusukan/pelapukan dan tentu saja akan terurai menjadi unsur-unsur benda mati kembali. Apa benar ruhani kita kembali kepada Tuhan, ternyata ada syaratnya, Jiwa yang diterima atau dipanggil Allah ada kriteria dan batasannya seperti yang diungkapkan ayat Al Quran berikut : "Hai jiwa yang tenang (suci). Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridla lagi diridlai-Nya. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hmaba-Ku, dan masuklah ke dalam syurgaku." (Q.S Al fajr:27-30) Bagaimana caranya mendidik jiwa agar dapat naik tingkat ke arah yang lebih tingi, caranya tidak lain adalah sebagaimana dalam Firman Allah yaitu : "Beruntunglah manusia yang membersihkan jiwa dengan berdzikir (mengingat) nama Tuhannya dan mendirikan shalat." (Q.S Al A'la :14-15) Dengan kata lain manusia bisa membersihkan/mensucikan jiwanya yaitu dengan cara MENGUNDANG YANG MAHA SUCI KE DALAM JIWA/HATINYA dengan cara menyebut nama-Nya (BERDZIKIR) dengan METODE/teknologi Al Quran /THARIQAT, sebagaimana diperintahkan Allah SWT : "Dan bahwasannya jikalau mereka berjalan lurus di atas jalan (metode) yang benar, niscaya akan Kami turunkan hujan (Rahmat) yang lebat kemenangan/nikmat yang banyak)" (Q.S Al Jin : 16)

petikan dari Renungan Qalbu

Di jalan sesat...

... sedang Tuhan di mana-mana,
melihat semua dosa.
dalam serata usia,
walau ditelan segitiga bermuda.

selalu ku mengulangi,
dosa yang telah ku buat.
dikutip kembali,
mengapa begini, mengapa begini....

-M Nasir-

(Aku) Bebayang

(Aku) Bebayang

Tiadalah aku, melainkan Engkau.
Tiada nyatalah Engkau, tanpanya aku.
Tiada aku pun, peduli apa Engkau.
Kerna aku hanya bebayang,
Yang tiada bisa meradang,
Akan segala yang dirancang,
Oleh Empunya bebayang....

guala! 090296

Thursday, November 27, 2008

letter from a secret admirer- from me to her!

you might not know me,
but you might have heard about me.
i know you and i've seen you.
my only wish is to get to know you,
and hoping that you do too.
so please consider this situation,
before coming to a decision.
weigh it carefully,
and let me know sincerely,
and i'll be very much contented,
with whatever then you have decided....

waiting for your thought,
nun kaf 101095 6pm


this letter of intent was written to a girl when i was doing my ngaji. ingatkan boleh meracuni, tapi budak tu buat tak reti pun.. cerita dulu-dulu. layan....

life is...

life is...
life is like an onion; you peel it off one layer at a time and sometimes you weep.
carl sandburg

memori limau kasturi

ketika keterikan mentari,
menelanjangi seluruh pelusuk duniawi,
maka tiadalah yang tersembunyi lagi,
kecuali Diri sebenar Diri....

limau kasturi '89

Wednesday, November 26, 2008

live a life....

salam.
today is the 12th day of the school holiday. being a teacher, everyone must assume that i'm having a good time, what with the holiday another 40 days or so to go. hmmm... partly, yes it's true, that i'm having a good time, though i would rather call it quality time spent: with my lil' ones, missus, and obviously myself lah..
in these twelve days, quite a lot of things have been done, and the kids were the one getting the best of everything. i'd been back to my parents place in pj twice: took the kids out for outing to their uncle's place, browsing and shopping for books at borders, buying dvd for them at curve, having domino pizza for supper at their tok bak and tok mak's place, and later at home, every other day or so, mesti go for window shopping, bought them a hamster in between( to give a friend to fatty boom-boom, the hamster at home) a school of little fish to be put in the bowl,
and finally this afternoon, took them for lunch at fatty's cafe. kena chicken chop, beb! sekali-kala... normally a plate would be shared by two, but today everyone had a plate of cc with black pepper sauce, coleslaw, fries, and some green. menangis, gua cakap lu.. i always hope that they would be satisfied and content, but being kids, all five of my lil' ones, ada saja kehendak dunia mereka yang tak berkesudahan. layankan saje, tapi berpada-pada juga.. maybe i'm the one at fault here kot... well, so far, they are okay, though they have been reminding @ pestering non-stop to take them snorkelling next week. pulak! tu pun nak kena layan. not that i mind taking them to this kind of places, but i would be the one in the water, controlling my golongan marhaen @ rakyat jelata not to stray away from the group. my missus would be on shore, killing the time reading ke, or doing whatever else, except being in the water. it's okay actually, if you wanna be father and husband mithali, konon-kononnya..
as for my missus, she's taking everything in her stride. as usual, she doesn't want anything, been brought up in such a way, but still i insisted her to choose the slipcover material for the 5-year 0ld out-dated ikea sofa at home. though things are rather costly these days, and fulfilling the lil' ones needs as well as my missus limited demand is quite tough to adhere, still, the smile,
the genuine and honest smile on their faces once they've got their wishes, wipe out all my tiredness, fatigue, worries, albeit just for a while.
before, when i was single, and having the time of my life (1981-1995, those were the years of meriah time!) i never thought i would be having this kind of life. God is Great in the sense that i was so bad in every way( not bad, coz it would be an understatement. difficult and terrible sound better), and God gave me this in return. this means everything. A happy family: my wife, whom i fondly call adek, and my lovely children; iliya, abil, lisa, arief and dania. both me and my wife are working makan gaji, so we could afford more or less the things we require, (tapi jangan la nak ngada-ngada demand yang bukan-bukan pulak..) a roof over our heads, cars, bikes, and many other stuffs that some other people could only dream of.. tapi barang koman-koman je la, bukannya power-power, k. still, Wow! that's why i said earlier God is Great. what i'm getting to here is, God has given me a family that i love with all my heart and soul, and i do know that He is testing me. i surely hope i'm not letting down myself, because by letting down myself, then i'm disappointing Him. as such, this test of love is a great and big test. as muslim @ mukmin @ muhsin, we are not supposed to cling on dearly to anything in this world. but can you show me a person, be it a man or a woman, who doesn't love his family?unless there's a loose screw somewhere, that's a different story la..
oui! i'm going astray from what i intended to write la.. the original idea was to write about school holiday and its happening, my happenings, but now i'm getting somewhere else. life is like that. when you want to do something, but then you found out you ended up doing something else as well, if not doing a different thing altogether la.. it is always like that.. well, got to go, coz i've other kehendak dunia to settle. maybe next time i let you know what i've done these last twelve days for my soul satisfaction, on a personal level. maybe la...
until then, live a life. ciao!

-kutu gila-

kutu gila.
gila pada siapa?
pada si Dia.
Dia yang mana?
Dia yang empunya,
segala-galanya....

limau kasturi '89

Tuesday, November 25, 2008

i received nothing, i received everything....

I asked for Strength…And God gave me Difficulties
I asked for Wisdom…And God gave me Problems
I asked for Prosperity…And God gave me Brain and Brawn
I asked for Courage…And God gave me Danger
I asked for Love…And God gave me Troubled people
I asked for Favours…And God gave me Opportunities
I received nothing.I received everything.
- Author unknown

what is life?

life is being with Him, coz without Him, there's nothing.
life is He, the First without a beginning, the Last, without an ending.
Care to share your thoughts?

Monday, November 24, 2008

what is life?

salam to u guys out there.
what is life? a very vast topic actually. a few different views and perspective as well as interpretation can be given to justify it. again, what is life?
life is just a dream...
life is one big road with a lot of signs...
life is what you make out of it...
so, what is life?
i try 2 c....

Tuesday, November 18, 2008

what is life?

...the best way to understand life is to love everything. -anonymous-

Monday, November 10, 2008

salam.
tomorrow, my nieces: ellis, najwa, jana n icha, along with thousands of other form five students, are sitting for their SPM. i wish them all the luck they ever need. hope they be cool n relax, confident, and always remember that God helps those who help themselves.
it's the day they've been waiting for since God knows when, so i guess they should do fine. my prayer goes out for them.
nisi dominus frustra- bbbss 1978-1982
 

Bali Accommodation